Ada berbagai macam hama dan penyakit tanaman yang menjadi momok bagi para petani atau peladang. Akibatnya, mereka mengalami kerugian besar karena masalah hama dan penyakit tanaman yang menyerang perkebunan atau pertanian mereka.
Hama dan penyakit tanaman perlu diketahui agar bisa diatasi. Apalagi dalam budidaya berbagai tanaman, kadang hama dan penyakit menjadi hal yang biasa terjadi. Namun, kamu bisa mengendalikannya agar tetap mendapatkan hasil yang baik.
Berikut macam-macam hama:
Tikus
Tikus biasanya menyerang tanaman padi, dan sering bergerak pada malam hari. Biasanya target utama tikus dalam menyerang padi adalah biji dan batangnya. Dengan giginya yang tajam, tikus dapat memakan biji-bijian padi. Biasanya tikus membuat lubang didekat sawah dan bersembunyi diantara semak-semak.
Kamu bisa mengendalikan hama satu ini dengan beberapa cara, yaitu:
- Menutup lubang yang ada disekitar sawah yang digunakan sebagai tempat persembunyian, lalu menangkap tikus
- Gunakan ular yang sudah dijinakkan untuk mengusir atau memangsa tikus.
- Menggunakan pembasmi tikus atau umpan beracun, namun dalam menerapkan cara ini harus berhati-hati
Ulat
Hama selanjutnya adalah ulat. Biasanya ulat akan memakan daun serta batang tumbuhan. Hal ini bahkan mungkin sering kamu lihat di lingkungan sekitar.
Cara mengendalikan hama ulat ini adalah sebagai berikut:
- Mengecek bagian bawah daun, apabila terdapat telur kupu berwarna putih maka segera dibersihkan
- Genangilah tempat persemaian dengan air agar ulat naik ke atas dan mudah untuk dibasmi
- Apabila cara sebelumnya tidak efektif, maka opsi terakhir adalah dengan menggunakan pestisida
Walang Sangit
Walang sangit merupakan salah satu hama yang cukup meresahkan para petani. Walang sangit dapat merusak tanaman dengan meloncat ataupun terbang dari satu tanaman ke tanaman lain sambil mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Adapun cara mengendalikan hama walang sangit adalah sebagai berikut:
- Menerapkan sistem tanam serentak
- Menjaga kebersihan sawah dari rumput liar
- Menangkap walang sangit
- Menggunakan predator seperti laba-laba
- Menanam jamur yang memberikan efek bagi walang sangit
- Menggunakan insektisida
Wereng
- Adapun cara untuk menangani hama wereng adalah sebagai berikut:
- Mengatur Pola Tanam pada tanaman dengan melakukan penanaman bersamaan atau bergilir untuk memutus siklus hidup hama wereng.
- Menggunakan Predator seperti kumbang Paederuss fuscipes, Ophinea nigrofasciata dan laba-laba Lycosa Pseudoannulata.
- Menggunakan insektisida. Namun cara ini harus dilakukan dengan efisien dan tetap dengan menjaga lingkungan
Itulah beberapa macam hama yang harus dicegah oleh petani untuk memaksimalkan hasil pertaniannya.




0 Komentar